TINDAKAN PERTAMA DENGAN SISTEM RICE

F. Tindakan pertama dengan sistem RICE
RICE CEGAH CEDERA OLAHRAGA
Untuk memperoleh prestasi olahraga diperlukan bibit olahragawan yang didapat melalui pembinaan dan seleksi secara berlanjut melalui pendekatan ilmiah. Keunikan atlet akan semakin menjadi bilamana mereka berkecimpung dalam olahraga prestasi. Aktivitas fisik tidak lepas dari cedera baik cedera ringan maupun berat. Keunikan dari setiap cabang olahraga, menjadi ciri pula dari cedera yang terjadi. Beberapa macam cedera olahraga yang sering terjadi antara lain cedera tendon, cederae patah tulang, cedera pada jaringan lunak, cerai sendi/dislokasi, dan kejang otot. Agar terhnindar dari cedera,atlet dan pelatih berusaha dengan cara :
Latihan kondisi : persiapan latihan fisik sebelum masa kompetisi yang dirancang leh dokter dan pelatih dalam penyusunan program latihan
1.      Pemanasan : mempersiapkan tubuh secara fisik dan psikologis
2.      Peregangan : mengurangi cedera dengan meluaskan dimensi gerak
3.      Ketidak seimbangan otot : ketidak seimbangan antara kekuatann otot dengan kelompok otot lainnya yang berguna untuk melakukan gerak lainnya
4.      Pertolongan pertama saat dilapangan jika cedera menggunakan prinsip RICE
5.      Tes kestabilan pergelangan kaki
6.      Latihan harus diatas training zone
7.      Kerjasama dokter dan pelatih
Selama ini, terkadang banyak dari kita yang salah atau bisa dibilang keliru dalam penanganan awal cedera. Karena tak jarang, dari hasil assessment atau pemerksaan beberapa atlet, terdapat beberapa kekeliruan yang dilakukan dalam penanganan cedera ini. Cedera menimbulkan rasa sakit, nyeri tekan, pembengkakan, efusi(Cairan yang keluar) dan biasanya tidak dapat menggerakan persendian tersebut. Atau dengan kata lain cedera ini seluruh ligamentum putus, sehingga kedua ujungnya terpisah.
Persendian yang bersangkutan merasa sangat sakit, terdapat darah dalam persendian, pembengkakan, tidak dapat bergerak seperti biasa, dan terdapat gerakan gerakan yang abnormal. Penanganan pada cedera tendo dan ligamentuim dengan diistirahatkan dan diberi pertolongan metode RICE.
RICE merupakan kepanjangan dari Rest(istirahat), ice(es), compression (kompresi), dan elevation(elevasi). Komponen RICE mempunyai peranan masing masing karena mempunyai fungsi tertentu sehingga saling melengkapi untuk penanganan cedera. Penanganan cedera pada masa dini sangat signifikan fungsinnya sebagai factor penentu lamanya proses kesembuhan penderita cedera. Apabila ada tindakan pertama yang salah dalam penanganan cedera, hal itu akan berefek pada lama dan proses penyembuhan cedera tersebut. Untuk itu prinsip RICE ini sangan berperan dalam segala macam penanganan cedera. Apakah itu cedera olahraga, cedera pekerjaan ataupun cedera aktifitas keseharian. Penatalaksanaan RICE sebagai berikut :
1. Rest, diistirahatkan, tidak boleh dipaksa untuk lanjut. Istirahatkan seluruh tubuh termasuk area yang mengalami cedera atau kram.
2. Ice, untuk menghindari inflamasi atau peradangannya supaya tidak semakin meluas. Kompres area yang mengalami cedera atau kram dengan ice pack selama kurang lebih 10 menit. Ulangi selama beberapa kali.
3. Compression, supaya mencegah peradangannya tidak meluas. Bebat area yang cedera atau kram tidak terlalu kencang dan tidak terlalu regang agar tidak mengganggu sirkulasi darah.

4. Elevation, supaya membantu sirkulasi lebih lancar. Angkat bagian yang mengalami cedera atau kram, misal dengan menaruh di atas tumpukan bantal.

Komentar