1. Effeteurage (Menggosok)
Effleurage adalah gerakan usapan, baik
dilakukan dengan telapak tangan atau bantalan jari tangan. Gerakan ini dapat
dilakukan dengan ringan ataupun dengan sedikit penekanan. Gerakan ringan
biasanya digunakan untuk meratakan minyak pijat, pengenaan gerakan (sebagai
gerakan permulaan) maupun menenangkan kembali jaringan otot yang telah
dirangsang dengan gerakan-gerakan lainnya
Teknik dasar Effleurage merupakan gosokan pada
kulit tanpa terjadi gerakan otot bagian dalam. Tangan dibuat sedemikian rupa
sehingga gerakannya tetap dan tekanan yang diberikan searah dengan aliran darah
balik
Manfaat Effleurage :
1.
Penerima mengalami rasa segera baik-makhluk dan relaksasi.
2.
Meratakan minyak pijat, lotion, krim, bedak bayi dengan lebih
mudah.Sebuah hubungan kepercayaan dibentuk antara dua dari Anda sebagai tangan
Anda menjadi terbiasa dengan tubuh penerima.
3.
Membelai memungkinkan Anda untuk membiasakan diri dengan jumlah
tekanan untuk menerapkan.
4.
Effleurage menyediakan link antara teknik.
5.
Effleurage bila dilakukan secara perlahan memiliki tindakan
penenang dan sangat bermanfaat untuk menenangkan saraf. Stres dan ketegangan
mungkin lega sakit kepala ketegangan terhalau dan pola insomnia rusak.
6.
Gunakan effleurage cepat untuk meramaikan menghidupkan kembali
dan merangsang sistem saraf pusat.
7.
Jaringan akan hangat sebagai Anda stroke tubuh meningkatkan
sirkulasi.
8.
Aliran getah bening meningkat membantu untuk menyingkirkan
sampah dan zat beracun.
9.
Effleurage meningkatkan kulit mendorong
10.
kulit sehat dan bersinar
11. Teknik dasar
manipulasi Petrissage
12. Petrissage adalah gerakan
tangan yang dilakukan dengan teknik perasan, tekanan, dan pencomotan otot dari
jaringan dalam.
2. Petrissage (Memijat-Mijat)
Petrissage adalah gerakan pemijatan dengan
tekanan yang dalam dan memampatkan otot yang mendasarinya. Adonan,
meremas-remas, kulit bergulir dan pick-up dan memeras adalah gerakan
Petrissage. Mereka semua dilakukan dengan permukaan palmar empuk tangan, permukaan
jari dan juga ibu jari. Selama menguleni, tangan harus dibentuk ke daerah dan
gerakan harus lambat dan berirama. Knuckling adalah bentuk lain dari memijat
tetapi menggunakan buku-buku jari untuk diremas-remas dan lift dimelingkar dan
gerakan ke atas. Scissoring lain Petrissage gerakan yang dilakukan hanya di
daerah yang datar dengan tekanan yang sangat sedikit. Jari telunjuk dan tengah
kedua tangan hanya digunakan untuk gerakan ini. Mereka ditempatkan berlawanan
satu sama lain dan kemudian secara perlahan bekerja terhadap satu sama lain
mengangkat dan melepaskan mereka pergi.
Teknik Petrissage dapat dilakukan dengan satu
tangan atau kedua tangan dengan gerakan bergelombang, berirama, tidak
terputus-putus dan terikat satu sama lain. Gerakan diulang-ulang beberapa kali
pada tempat yang sama, kemudian tangan dipindah-pindahkan sedikit demi sedikit
sepanjang kumpulan o
Pengaruh mekanis yang ditimbulkan oleh
gerakan peras adalah menghancurkan sisa-sisa pembakaran dan
melemaskan kekakuan di dalam jaringan.
Pengaruh fisiologis dari manipulasi petrissage
terutama berhubungan dengan suatu perintah latihan bagi saraf motorik yang
merangsang fungsi otot. Selain itu gerakan mengangkat, memeras dan menekan
menyebabkan perbaikan aliran darah dalam otot dan menambah kekuatan (tonus)
otot.
3. Friction (menggerus)
Teknik dasar Friction atau menggerus
merupakan teknik gerakan putaran spiral menuju ke arah jantung. Menurut
letak dan tempat bagian badan, maka manipulasi ini dapat dilakukan
dengan bermacam-macam variasi yaitu dengan menggunakan jari, ibi jari,
telapak tangan atau bahkan dengan
Pengaruh
mekanis dari friction menghasilkan kelancaran aliran darah setempat
(vasodilatasi local), merangsang pergantian nutrisi, dan juga sebagai
pemanasan. Pengaruh fisiologis adalah aksi friction di dalam melancarkan aliran
darah dan pembesaran serabut otot.
Pelaksanaan friction biasanya
menggunakan ujung-ujung jari untuk daerah yang berlekuk-lekuk sempit, misalnya:
otot-otot di kiri-kanan ruas-ruas tulang belakang. Daerah tubuh yang datar dan
lebar biasanya menggunakan pangkal tapak tangan, kadang digunakan pula ujung
siku untuk daerah otot yang sangat tebal, misalnya: pada daerah otot pantat dan
otot punggung, dengan maksud supaya dapat mencapai sasaran yang lebih dalam.
Manipulasi friction biasanya
dilakukan dengan gerakan melingkar seperti spiral yang mempunyai manfaat,
diantaranya:
(1) dapat merangsang serabut saraf dan otot-otot yang terletak di dalam permukaan tubuh,
(2) gerakannya yang spiral akan membantu menghancurkan miogelosis, yaitu tim
bunan dari sisa pembakaran yang menyebabkan pengerutan pada otot (Wara
Kushartanti,2003:11).
4. Vibration (menggetar)
Menurut Mashoed, (1979: 55) bahwa Manipulsi vibration menggunakan
ujung-ujung jari atau seluruh telapak tangan. Manipulasi vibration merupakan
manipulasi yang sulit dan sukar. Getaran yang terjadi dari gerakan vibration merupakan kontraksi
isometrik dari otot-otot lengan bawah dan otot-otot lengan atas.
Manipulasi vibration akan merangsang saraf secara halus dan lembut
sehingga akan menenangkan sertamelemahkan ketegangan
saraf. tujuan vibration adalah menghilangkan
ketegangan jaringan-jaringan pada jalan syaraf. tujuannya yaitu untuk mempengaruhi alat-alat yang penting. melakukan
teknik vibration ialah getaran ini diberikan melalui ujung satu jari, dua jari
maupun tiga jari dirapatkan. Caranya dengan membengkokkan siku jari-jari
ditekankan pada tempat yang dikehendaki, kemudian kejangkan seluruh lengan
tersebut, biasanya diberikan ditempat yang sensitif (peka), misalnya bawah
lekuk kepala, sekeliling persendian. Vibriation termasuk manipulasi segment
massage dan sangat efektif untuk memacu persarafan dalam usaha penyembuhan.
5. Shaking
(Menggoncang)
Shaking atau menggoncang adalah prosedur
masase yang juga sering dipakai untuk membantu para olahragawan agar
otot-ototnya menjadi kendor, sehingga memudahkan sirkulasi darah.
Pelaksanaanya adalah dengan jari-jari
membengkok, misalnya bagian bawah dan atas pada bagian yang berotot,
lengan atas dan lengan bawah, paha atau betis yang dilakukan dengan
gerakan-gerakan ke samping, ke atas dan ke bawah. Manipulasi
dilakukan dengan irama yang hidup serta tangan berpindah-pindah dan berdekatan.
Tujuan : untuk memudahkan pengaliran atau pertukaran zat
dijaringan dibawah kulit tersebut, pada tempatnya masing-masing,
Teknik : pada umumnya shaking dapat dilakukan dengan dua tangan
maupun dengan satu tangan.
6. Skin-rolling (melipat
kulit)
Manipulasi skin-rolling dapat
menggunakan satu tangan atau dua tangan bersama-sama. Manipulasi dilakukan
dengan menjepit kulit dengan ibu jari di satu pihak serta tiga atau empat jari
di pihak yang lain. Jepitan digerakkan dengan berjalan ke depan. Ibu jari
mendorong ke depan dan jari yang lain berjalan ke mukanya (Bambang priyonoadi,
2008: 6).
Skin Rolling atau menggeser lipatan kulit
merupakan teknik melepaskan kulit dari jaringan kulit dan melebarkan
pembuluh darah kapiler. Tujuan nya yaitu mempertinggi tonus dan
memperbaiki pertukaran zat serta peredaran darah dibawah kulit/Teknik untuk
tempat-tempat yang kecil dapat dikerjakan dengan satu tangan, caranya mencubit
kulit, ibu jari didorongkan dengan jari-jari yang lain melangkah jalan kedepan.
Umumnya dilakukan melintang otot, arahnya naik turun bebas.
7. Walken (Variasi
Dari Menggosok)
Manipulasi walken merupakan
variasi dari manipulasi effleurage (menggosok).Manipulasi ini
hanya digunakan untuk daerahdaerah tertentu, misalnya: daerah
pinggang dan punggung, dengan maksud untuk lebih menyempurnakan
pengambilan sisa-sisapembakaran oleh darah dan segera dapat dibawa ke jantung. walken merupakan
gosokkan dengan menggunakan seluruh tapak tangan dan jari-jari dengan
pergerakan maju mundur bergantian antara tangan kanan dan kiri.
Tekanan pada walken akan mendapatkan hasil yang lebih baik
apabila dilakukan dengan cukup kuat, dan otot-otot pada tubuh
benar-benar tertekan atau terperas. Manipulasi walken baik
diberikan sesudah friction, dimana banyak sisa pembakaran yang
terdorong keluar sesudahterjadinya gerakan gerusan.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sport
massage merupakan suatu jenis massage olahraga
yang dilakukan untuk membantu seseorang dalam mengatasi ketegangan
otot, kelelahan akibat aktivitas sehari-hari ataupun sebelum dan setelah
latihan fisik yang berat dengan cara dipijat agar peredaran darah
kembali lancar dan dapat beraktivitas dengan normal
8. Tapotement (memukul)
Dalam sport massage manipulasi tapotement di
bagi menjadi 3
macam, yaitu:
a. Tapotement
beating
Tapotement ini dilakukan dengan menggunakan dua tangan
dalam posisi menggenggam. Pukulan dilakukan pada bagian yang lunak atau tebal
dari sisi bawah tapak tangan. Pukulan dilaksanakan dengan cukup kuat di daerah
sepanjang ruas-ruas tulang belakang (columa vertebralis). Manfaat dari
manipulasi ini adalah:
(1) memberikan rangsang yang kuat terhadap
pusat saraf spinal beserta serabut-serabut saraf,
(2) dapat membantu mendorong keluar sisa-sisa
pembakaran yang masih tertinggal di sepanjang sendi
ruas-ruas tulang belakang beserta otot-otot disekitarnya, terutama di daerah
pinggang (vertebrae lumbalis) dan punggung (vertebrae
thoracalis)
b. Tapotement Clapping
Tapotement clapping dilakukan
menggunakan seluruh permukaan tapak tangan dan jari-jari dengan membentuk
cekungan. Tapotement ini akan merangsang serabut-serabut syaraf tepi (perifeer), terutama
diseluruh daerah pinggang dan punggung. Bantalan udara yang ditimbulkan oleh
adanya cekungan tapak tangan akan menimbulkan rasa hangat dan mengurangi rasa sakit.
Warna merah yang kemudian timbul pada kulit menunjukkan terjadinya pelebaran
pembuluh darah (vasodilatasi pada
pembuluh darah), berarti meningkatnya kelancaran peredaran darah dan penyebaran sari
makanan di daerah tersebut (Bambang
Priyonoadi, 2008: 12-13).
c. Tapotement Hacking
Tapotement hacking yaitu
manipulasi yang dapat dilakukan dengan menggunakan seluruh jari-jari. Pukulan
dilakukan dengan posisi miring diseluruh daerah pinggang dan punggung, dengan
jari-jari kendor dan relaks memukul kulit secara bergantian dan berirama.
Pukulan yang dilakukan dengan cukup kuat tetapi luwes ini akan merangsang
serabut saraf tepi, melancarkan peredaran darah dan juga merangsang organ-organ
tubuh dibagian dalam. tapotement yang dilakukan dengan lembut
dan halus memberikan pengaruh penenangan dan penyegaran, hingga dapat
menidurkan seseorang. Tapotementyang dilakukan dengan cukup kuat dan lunak akan
merangsang saraf dan serabut otot untuk meningkatkan kemampaun kontraksinya untuk
menghadapi kerja yang lebih berat.
9. Stroking(Mengurut)
Stroking merupakan teknik dasar massage yang
mempengaruhi syaraf vegetatif pada jaringan dibawah kulit dan memcari atau
mengetahui kelainan-kelainan jaringan.Tujuan nya melemaskan jaringan sehingga
sirkulasi Jarak dan pertukaran zat menjadibaik.
Teknik dasar dari stroking yaitu dengan ujung
jari, baik satu,dua,tiga dan empat jari yang dirapatkan, kemudian dengan
tekanan, gerakan jari-jari tersebut menyusur antar otot. Dari ke-9 macam
manipulasi pokok yang dipakai dalam sistem massage swedia ini, khusus
manipulasi-manipulasi vibration, skin rolling dan stroking merupakan
manipulasi-manipulasi pengobatan (segment massage). Ke-9 manipulasi ini dalam
pelaksanaannya tidak selalu digunakan keseluruhan, tetapi hanya dipakai
beberapa manipulasi saja sesuai dengan kebutuhanmempengaruhi syaraf vegetatif
pada jaringan dibawah kulit.
Komentar
Posting Komentar