Definisi Pengertian Massage Olahraga
a. Pengertian Massage
Masase berasal dari bahasa Arab “mash” yang
artinya “menekan dengan lembut” atau dari kata Yunani “massien” yang berarti
“memijat atau melulut”. Akan tetapi istilah yang paling populer yang digunakan
adalah dalam bahasa Perancis “masser” yang artinya “menggosok”. Menurut
pengertiannya massase yang berasal dari bahasa Inggris “massage” adalah
pemijatan, pengurutan dan sebagainya pada bagian-bagian badan tertentu dengan
tangan atau alat-alat khusus untuk melancarkan peredaran darah sebagai cara
pengobatan atau untuk menghilangkan rasa lelah.
Cara melakukan masase atau manipulasi masih
menggunakan istilah-istilah dalam bahasa Perancis. Manipulasi-manipulasi
tersebut dilaksanakan dengan tangan secara sistematis yang bertujuan
menimbulkan efek pada system otot, susunan syaraf serta sirkulasi darah secara
keseluruhan (general) maupun setempat (lokal).
Masase akan menimbulkan suatu pengaruh
fisiologis dan mekanis yang mendatangkan suatu relaksasi atau rasa sakit yang
berkurang akibat adanya pembengkakan (haematome). Selain itu masase juga
menimbulkan pengaruh secara psikologis yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri
(self confidence).
Banyak para ahli berpendapat bahwa teknik
manipulasi dengan tangan memberikan hasil yang lebih baik daripada menggunakan
alat-alat elektris, karena teknik manipulasi dengan tangan dapat memberikan
sentuhan yang sensitife alamiah.
Menurut fungsinya masase dapat digunakan sebagai
berikut :
1.
Masase untuk tujuan terapi (therapy massage), adalah upaya
masase untuk memberikan pengaruh yang baik terhadap suatu kondisi cedera atau
penyakit (patologi).
2.
Masase kecantikan (beauty massaege), adalah upaya masase
untuk menghindarkan kekeriputan dan kekeringan kulit.
3.
Masase kesehatan (hygiene massage), adalah upaya masase untuk
memelihara kebugaran tubuh, menormalkan fungsi organ serta menghindarkan diri
dari penyakit atau kelainan.
4.
Masase olahraga (sport massage), adalah upaya masase dengan
menggunakan teknik menipulasi yang bermacam-macam untuk memperbaiki dan mempertahankan
kondisi tubuh olahragawan serta menghilangkan kelainan-kelainan akibat olahraga
yang ditimbulkan.
Massage adalah suatu seni gerak tangan yang
bertujuan untuk mendapatkan kebugaran, memulihkan cedera, menyembuhkan
penyakit, dan mendukung prestasi olahraga dan kerja. Efek mekanis dari gerak
tangan ini akan menimbulkan rasa tenang dan nyaman bagi penerimanya.
Kata massage berasal dari kata Arab mash yang berarti menekan dengan lembut
atau dari kata Yunani massien yang berarti memijat atau melulut. Selanjutnya
massage disebut pula sebagai ilmu pijat atau ilmu lulut. Dalam Bahasa
Indonesia, tulisan massage diadaptasi menjadi masase Pelaku massage
disebut masseur untuk pria dan masseus untuk wanita yang di ambil bahasa Perancis.
Di
Indonesia massage dikenal dengan sebutan pijatan atau pijitan. Pijitan terdiri
dari pijitan-pijitan lembut dengan jari. Massage yang paling populer di eropa
dan amerika yaitu Swedish massage atau Massage Swedia. Massage sistem Swedia
ini adalah merupakan salah satu dari bermacam-macam sistem massage yang ada
diberbagai negara dewasa ini dan system ini dibagi menja di 3 (tiga) macam massage,yang terdiri
dari:
1. Sports massage
Sport massage adalah suatu massage yang
ditujukan kepada semua orang yang sehat. Dalam hal ini tidak mempunyai
pengertian bahwa sport massage hanya untuk olahragawan saja, tetapi juga boleh
diberikan kepada siapa saja, baik orang tua maupun orang muda, pria ataupun wanita.
Termasuk mereka yang menderita cedera-cedera olahraga ringan dapat disembuhkan
dengan sport massage. Dosis disesuaikan dengan kondisi pasien, dan biasanya
memakanwaktu1-2jam.
2. Segment Massage.
Segment
Massage ialah suatu massage yang bertujuan untuk pengobatan antara lain dapat
dipakai untuk menolong orang-orang menderita penyakit tertentu. arthritis
(radang sendi), kelumpuhan otot karena berkurangnya fungsi saraf, distorsi atau
“keseleo” pada sendi. Segment massage lebih ditekankan pada pengaruhnya
terhadap persarafan, terutama pusat sraf diruas-ruas tulang belakang beserta
serabut-serabut sarafnya. Akan tetapi segment massage ini bisa digunakan bagi
yang mengalami cedera karena olahraga, baik Strain dan Sprain. Dinamakan
segment massage karena massage ini dilakukan pada bagian-bagian tubuh atau
segment-segment tubuh,yang termasuk segment massage ini, yaitu : Shiatsu,
Tsubo, Frirage, Xigong, Needle Massage,accupunctur, Oriental massage. Dosis
disesuaikan dengan kondisi pasien, lamanya waktu massage 15 s/d 30 menit.
3.Consmatic massage
Cosmetic
massage ialah suatu massage khusus yang ditujukan untuk pemeliharaan
kecantikan, tempat-tempat pemijatannya terbatas terutama untuk di daerah muka
(wajah).
b. Jenis Massage.
1. Sport Massage.
Sport massage adalah suatu massage yang
ditujukan kepada semua orang yang sehat. Dalam hal ini tidak mempunyai
pengertian bahwa sport massage hanya untuk olahragawan saja, tetapi juga boleh
diberikan kepada siapa saja, baik orang tua maupun orang muda, pria ataupun
wanita. Termasuk mereka yang menderita cedera-cedera olahraga ringan dapat
disembuhkan dengan sport massage. Dosis disesuaikan dengan kondisi pasien, dan
biasanya memakan waktu 1-2 jam.
2. Segment Massage.
Segment Massage ialah suatu massage yang
bertujuan untuk pengobatan antara lain dapat dipakai untuk menolong orang-orang
menderita penyakit tertentu. arthritis (radang sendi), kelumpuhan otot karena
berkurangnya fungsi saraf, distorsi atau “keseleo” pada sendi. Segment massage
lebih ditekankan pada pengaruhnya terhadap persarafan, terutama pusat sraf
diruas-ruas tulang belakang beserta serabut-serabut sarafnya. Akan tetapi
segment massage ini bisa digunakan bagi yang mengalami cedera karena olahraga,
baik Strain dan Sprain. Dinamakan segment massage karena massage ini dilakukan
pada bagian-bagian tubuh atau segment-segment tubuh,yang termasuk segment
massage ini, yaitu : Shiatsu, Tsubo, Frirage, Xigong, Needle Massage,
accupunctur, Oriental massage. Dosis disesuaikan dengan kondisi
pasien, lamanya waktu massage 15 s/d 30 menit.
3. Cosmetic Massage.
Cosmetic massage ialah suatu massage khusus
yang ditujukan untuk pemeliharaan kecantikan, tempat-tempat pemijatannya
terbatas terutama untuk di daerah muka (wajah).
c. Pengertian Sports Massage
sport massage adalah salah satu metode
fisioterapi dengan terapi pijat yang sudah dilakukan ribuan tahun lalu, dengan
cara menstimulasi sirkulasi darah dan kelenjar getah bening. Banyak atlet yang
melakukan terapi pijat ini untuk mengurangi ketegangan saraf dan membuat rileks
pikiran sebelum menghadapi even olah raga yang penting.
Manfaat sports massage diantaranya adalah
memberi rangsangan, meningkat kan aktivitas otot, pembuluh darah dan kelenjar
yang diatur otot-otot tersebut, mengendurkan dan meregangkan otot serta
jaringan-jaringan lunak dalam tubuh, sehingga mengurangi ketegangan otot dan
kram. Secara tidak langsung pijat juga menjadikan sistem rangka menjadi lebih
kuat. Perbaikan sirkulasi darah dan getah bening diotot akan menghasilkan
sirkulasi yang lebih baik pada tulang-tulang yang terkait. Terhambatnya proses
penyembuhan cedera karena olahraga biasanya karena pasien atau atlet
menyepelekan teknik manipulasi pijat olahraga dan mereka menganggap itu hanya
pijat biasa atau ditangani oleh terapis yang kurang menguasai teknik pijat
olahraga. Otot itu bisa diraba dan dirasakan tingkat kekenyalannya, tingkat
fleksibilitasnya efek cedera berupa panas, bengkak,merah dan rasa nyerinya.
Manfaat sports massage tentu bukan hanya untuk
menangani cidera otot, namun banyak manfaat lain, diantaranya untuk pijat
sebelum bertanding(pre even sports massage), fungsinya adalah menyegarkan otot,
bukan membuat rileks, meningkatkan performa dan stamina serta meminimalkan
ketegangan otot sebelum bertanding. Manfaat berikut adalah pijat setelah
bertanding(post even sports massage),fungsinya memulihkan otot dari kelelahan.
Mempercepat waktu pemulihan dari tiga sampai empat hari hanya menjadi satu
hari. Dan masih banyak lagi manfaat lain yang intinya mengembalikan lagi
kebugaran tubuh atlet. uat di atas yang lain, dengan gesekan tangan di bawah
menerapkan, tangan atas digunakan untuk meningkatkan tekanan. Kadang-kadang
teknik ini akan diubah dengan menggunakan lengan.
d.Tujuan Massage
Ø Massage mempunyai beberapa tujuan yaitu:
1. Massage
untuk terapi, yaitu tujuannya dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap
keadaan patologi dan post trauma.
2. Massage
untuk kesehatan, yaitu dapat menormalkan fungsi organ, serta berguna dalam
menghindari penyakit dan kelainan.
3. Massage
untuk olahraga, yaitu dapat mempertahankan tubuh, memperbaiki atau
menghilangkan akibat kelelahan berolahraga yang merugikan
Ø Tujuan sport
massage yaitu:
1. 1. Memperlancar
peredaran darah.
2. Merangsang persarafan terutama saraf tepi untuk meningkatkan kepekaan rangsang.
3. Meningkatkan ketegangan otot dan meningkatkan kekenyalan otot untuk meningkatkan daya kerja otot.
4. Mengurangi atau menghilangkan ketegangan saraf dan mengurangi rasa sakit.
2. Merangsang persarafan terutama saraf tepi untuk meningkatkan kepekaan rangsang.
3. Meningkatkan ketegangan otot dan meningkatkan kekenyalan otot untuk meningkatkan daya kerja otot.
4. Mengurangi atau menghilangkan ketegangan saraf dan mengurangi rasa sakit.
D. Sejarah
Perkembangan Massage
Masase sebagai cara
pengobatan, telah dikenal sejak zaman pra sejarah oleh berbagai suku bangsa di
dunia. Data-data
menunjukkan bahwa usia masase sama tuanya dengan peradaban manusia.
Cacatan sejarah menunjukkan bahwa bangsa Cina telah mengenal masase kurang
lebih 3.000 tahun sebelum masehi. Dalam ajaran-ajaran Kung Fhu Tzu, diketahui
bahwa masase telah dipergunakan bukan semata-mata untuk pemeliharaan kesehatan
saja tetapi juga sebgai salah satu cara pengobatan. Demikian pula masase juga
dikenal oleh bangsa Yunani purba yang menggunakan masase sebagai bentuk
kemewahan setelah melakukan latihan-latihan gymnastik untuk membentuk keindahan
tubuh.
Bapak dari ilmu kedokteran yaitu Hippocrates (430-360 SM) menggunakan
masase untuk para pasiennya, disamping dengan sinar matahari, mandi air panas,
serta latihan-latihan badan untuk menyembuhkan kekuatan pada sendi dan
otot-otot yang lemah. Sedangkan menurut Hipocrates “Bahwa seorang dokter harus
memiliki keterampilan dalam banyak hal, lebih-lebih dalam menggunakan masase”. Masase dapat menguatkan sendi-sendi yang lemah dan
melemaskan sendi-sendi yang kaku. Dalam mempraktekkan masase, beliau
menggunakan istilah “Anaptripsis” yang berarti pemijatan menuju ke arah
jantung, yaitu mulai dari kaki menuju ke atas, sedangkan dari atas yaitu kepala
atau leher ke bawah ke arah jantung. Hal ini merupakan suatu bukti adanya dasar
ilmiah dalam melakukan masase pada jaman itu.
Pada abad XVI pengetahuan tentang anatomi semakin maju, hal tersebut
semakin menambah gairah dari pemakaian masase. Pada tahun 1975, seorang dokter
berkebangsaan Perancis yaitu Ambroise Para menjelaskan tentang teknik serta
efeknya masase friction yang lembut, sedang dan kaku dan menganjurkan untuk
salah sendi (dislokasi).
Pada tahun-tahun berikutnya masase semakin mengalami perkembangan, apalagi
setelah Pehr Hendrik Ling (1976-1839) yang berkebangsaan Swedia menciptakan
Gymnastic Sistem Swedia yang sekarang lebih dikenal dengan Masase Sistem
Swedia. Ling menyusun Gymnasticnya dalam empat bentuk yaitu : educational
gymnastic, military gymnastic, medical gymnastic, dan aesthetic gymnastic.
Tahun 1913 Ling mendirikan “Central Instituteof Gymnastic” di Stocholm, ia
mengajar sampai saat meninggalnya pada tahun 1839. Ling dan para pengikutnya
telah banyak berjasa dalam memajukan masase tidak hanya di Swedia tetapi juga
di beberapa Negara Eropa.
Menjelang akhir abad XIX masase telah benar-benar mempunyai kedudukan yang
baik di dalam dunia pengobatan. Dr. Mezger dari Amsterdam adalah dokter
terkenal yang menyebarluaskan masase bahkan ia sendiri bertindak sebagai
masseur. Sejak saat itu masase menjadi suatu cara perawatan yang terkenal di
Eropa dan Amerika.
Pada tahun 1894 kaum wanita di Inggris membentuk perhimpunan Masseuse yaitu
“The Sociaty of Trained Masseuse” dengan tujuan meningkatkan standar masase dan
memperbaiki status wanita yang memilih masase sebagai profesinya. Perhimpunan
tersebut kemudian bergabung dengan “The Institut of Massage And Remedial
Exercice” yang akhirnya membuat peraturan untuk menyelenggarakan pendidikan dan
ujian. Pada waktu itu di kota Manchester anggotanya telah mencapai 5.000 orang.
Masase dan Medical Gimnastycnya terus berkembang dan dipergunakan secara luas
sebagai Physical Treatment untuk melengkapi perawatan dengan pengobatan dan
pembedahan.
Ø Perkembangan
Massage di Indonesia
Di Indonesia, massage
telah dikenal dengan sebutan bahasa daerah : pijat, urut atau lulut dan rtelah
lama dikenal sejak jaman kuno oleh nenek moyang kita dengan sebutan “dukun
pijat” atau “dukun urut”. Dukun pijat sebagai orang yang mempraktekkan pijat
sering ditafsirkan bermacam-macam, antara lain :
- Dukun pijat adalah orang yang
menyegarkan tubuh (raga) dari rasa lelah atau penat.
- Dukun pijat adalah orang yang
menangani patah tulang, terkilir atau salah urat, kemudian lebih dikenal
dengan dukun sangkal putung.
- Dukun pijat dapat pula sebagai
masseur atau ahli masase, yang umumnya menangani olahragawan.
- Dukun pijat diartikan pula sebagai
dukun alusan atau pijat alus karena pemijatnya terdiri dari wanita yang
umumnya berparas cantik.
Dalam melakukan
pemijatan seorang dukun pijat memperoleh keahliannya karena bakat, keturunan
dan pengalaman prateknya. Semakin tua, si dukun dianggap ahli oleh masyarakat
awam. Bahkan ada anggapan bahwa dengan berpantang dan berpuasa kemampuan
seorang dukun pijat akan semakin bertambah. Namun seiring dengan perkembangan
ilmu pengetahuan, teknik-teknik pijat sebagai salah satu upaya penyembuhan
alternatif juga mengalami kemajuan.
Di Indonesia, kiranya
pijat atau lulut yang sekarang dikenal dengan nama “masase” sudah bukan hal
yang asing lagi, karena di setiap daerah sampai ke pelosok-pelosok pun dapat
dengan mudah ditemukan, seorang pemijat laki-laki atau wanita. Mereka melakukan
pekerjaan memijat biasanya sebagai pekerjaan sambilan, tetapi ada pula yang
merupakan pekerjaan utamanya (profesi).
Pada umumnya hasil
pemijatan memberikan rasa nyaman dan memuaskan pasiennya, tetapi ada pula
setelah dipijat justru meninggalkan rasa sakit yang disebabkan karena
tekanan-tekanan yang diberikan terlalu kuat atau keras. Hal tersebut dapat
terjadi karena minimnya pengalaman atau pengetahuan tentang teknik masase yang
benar.
Menyadari akan
kurangnya pengetahuan tentang masase, di Solo pada tahun 1960, pernah diajarkan
sistem dan teknik masase Swedia (swedish massage) sebagai suatu pedoman cara
memijat yang benar. Masase sistem swedia merupakan salah satu dari sistem
masase yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.
Mengenai baik atau
tidaknya suatu sistem masase ditentukan oleh berhasilnya pelaksanaan masase
tersebut. Jadi setelah menguasai teori maka tahap berikutnya ialah
mempraktekkannya dengan mengarahkan seluruh manipulasi ke arah jantung. Sejauh
teori dapat mencapai tujuannya, maka dapat dikatakan bahwa teori dari sistem
tersebut adalah baik dan benar. Misalkan seorang yang menderita kelelahan atau
cedera ringan karena mengikuti suatu perlombaan atau pertandingan, apabila
orang tersebut dimasase dengan cara yang benar maka seharusnya rasa sakit yang
di derita akan semakin berkurang atau hilang sama sekali.
Masase atau pijat
merupakan keterampilan yang melibatkan unsur-unsur pengetahuan, naluri dan seni
merawat tubuh yang diperoleh dari seringnya melakukan praktek masase atau dalam
istilah masase telah memiliki “jam terbang yang tinggi”. Selain itu seorang
pemijat harus mempunyai kekuatan, kelincahan dan kerja tangan secara mekanis
diarahkan ke jantung untuk menghasilkan rasa enak dan menyegarkan yang
menghasilkan pengurangan rasa sakit dari suatu cedera tertentu.
Banyaknya kegiatan
olahraga khususnya olahraga yang memerlukan gerakan-gerakan yang cepat dan kuat
(explosive) seperti : sepak bola, bola basket, bulu tangkis, dan lain-lain
dapat menyebabkan terjadinya terkilir atau keseleo yang diikuti dengan
pembengkakan. Maka dalam sebuah Tim Olahraga, hal itu merupakan tugas dan
tanggung jawab masseur/masseuse untuk memberikan perawatan dengan
teknik dan metode yang benar. Sedangkan, jika terjadi patah tulang (fracture)
sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit, karena hal tersebut merupakan tanggung
jawab dokter yang ahli di bidangnya (ortopedi).
E. Pengantar
Anatomi Dan Fisiologi Untuk Massage
A. Anatomi
Anatomi adalah Ilmu
yang mempelajari tentang Struktur tubuh manusia baik Bagian luar maupun bagian
dalam dengan rinci, rincian struktur tersebut dibagi bagi menjadi beberapa
begian kecil, dan diperkecilkan lagi diangkat, dipelajari, dan diperiksa
menggunakan microskop.
Dalam Posting bapa Rony
Yuliwar, S.Kep, Ns, M. Ked, Kata anatomy berasal dari bahasa yunani
(Greek) yang secara literatur diartikan sebagai “membuka suatu potongan”.
Antomi adalah suatu ilmu yang mempelajari bagian dalam (internal) dan luar
(external) dari struktur tubuh manusia dan hubungan fisiknya dengan bagian
tubuh yang lainnya. Contoh: mempelajari organ jantung dan posisinya dalam tubuh. Dari
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Anatomi (berasal
dari bahasa Yunani anatomia, dari anatemnein, yang
berarti memotong) adalah cabang daribiologi yang berhubungan dengan
struktur dan organisasi dari makhluk hidup. Terdapat juga anatomi hewan
atau zootomi dan anatomi tumbuhan atau fitotomi. Beberapa cabang ilmu anatomi
adalah anatomi perbandingan, histologi, dan anatomi manusia.
Pada abad
ke-4 SM, Aristoteles memulai penelitian yang lebih baik mengenai sistem tubuh
melalui pembedahan tubuh hewan. Ia berhasil membedakan pembuluh balik (vena)
dengan pembuluh nadi (arteri) dan hubungan organ-organ yang lebih akurat.
Penggunaan tubuh mati
manusia atau mayat untuk penelitian ilmu anatomi dimulai pada abad ke-4 SM,
saat Herophilos dan Erasistratus mempertunjukkan pembedahan mayat di
Iskandariyah di bawah bantuan dinasti Ptolemais. Herophilos adalah orang yang
pertama kali mengembangkan ilmu anatomi berdasarkan struktur asli tubuh
manusia. Ilmuwan yang cukup penting dalam masa anatomi kuno adalah Galen
(abad ke-2 M). Ia banyak mengumpulkan ilmu-ilmunya dari ilmuwan terdahulu dan
banyak memahami fungsi organ dengan melakukan pembedahan hidup-hidup pada
hewan. Banyak koleksi gambar anatominya berdasarkan anatomi anjing, dan
dianggap sebagai “Gray’s Anatomy” pada dunia kuno selama 1500 tahun.
Karya-karya aslinya banyak yang hilang, dan kebanyakan hanya diketahui oleh
dokter pad masa renaisans. Oleh karena larangan agama untuk pembedahan manusia
hidup-hidup, Galen menganggap struktur anatomi manusia serupa dengan anatomi
anjing
1.
Sistem Skeleton ( kerangka )
Susunan tulang atau
skeleton merupakan system penegak tubuh dan penggerak tubuh. Lalu tulang
dihubungkan dengan tulang yang lain atau persendian sehingga terbentuk kerangka
yang disebut lokomotor pasif, lalu lokomotor aktif yang diatur dari otot.
Adapun fungsi rangka :
Ø Menopang
atau menahan seluruh bagian tubuh
Ø Melindungi
organ tubuh yang lunak seperti otak, paru-paru dan jantung.
Ø Menggerakkan
seluruh tubuh melalui otot
Ø Tempat
melekatnya otot-otot
Ø Memberikan
bentuk tubuh
Anatomi adalah ilmu
yang mempelajari tentang susunan struktur anggota tubuh manusia yang
bermacam-macam yang berkaitan satu sama lain. Dalam pembahasan materi anatomi
dalam pertemuan kali ini akan membahas tentang anatomi dan fungsi nya secara
singkat dan jelas. Adapun materi yang akan dibahas adalah anatomi tubuh manusia
yang berkenaan dengan fungsi dan system tubuh manusia.
Susunan tulang atau
skeleton merupakan system penegak tubuh dan penggerak tubuh. Lalu tulang
dihubungkan dengan tulang yang lain atau persendian sehingga terbentuk kerangka
yang disebut lokomotor pasif, lalu lokomotor aktif yang diatur dari otot.
Adapun fungsi rangka :
Ø Menopang
atau menahan seluruh bagian tubuh
Ø Melindungi
organ tubuh yang lunak seperti otak, paru-paru dan jantung.
Ø Menggerakkan
seluruh tubuh melalui otot
Ø Tempat
melekatnya otot-otot
Ø Memberikan
bentuk tubuh
2. System Muscularis ( Otot )
Otot – Otot merupakan alat gerak aktif, karena otot memiliki
kemampuan untuk berkontraksi. Kontraksi otot ini menyebabkan tulang yang
dilekatinya dapat bergerak. Selain itu, otot mempunyai peranan dalam memberikan
bentuk luar tubuh bersama dengan rangka. Otot mempunyai tiga sifat dalam
menjalankan tugasnya sebagai alat gerak aktif, yaitu kontraksibilitas,
ekstensibilitas, dan elastisitas.
Otot merupakan sebuah jaringan yang ada didalam tubuh yang sangat
berperan penting dalam proses menggerakkan tubuh dan menetukan postur tubuh.
Otot juga merupakan alat penggerak aktif yang dapat menggerakkan tulang, kulit
dan rambut setelah mendapatkan rangsangan.
Otot terbagi tiga yaitu
:
Ø Otot
Lurik adalah otot yang menempel pada rangka manusia, dimana otot lurik bekerja
di bawah sadar manusia
Ø Otot
Polos adalah yang bekerja tanpa kesadaran seseorang.
Ø Otot
Jantung adalah yang bekerja secara terus menerus tanpa berhenti.
3.
System Sirkulasi
System sirkulasi
merupakan system peredaran darah ke seluruh tubuh melalui oksigen yang
dikirimkan melalui darah sebagai alat transportasinya. System peredaran pada
manusia tersusun dari jantung pusat utama, pembuluh-pembuluh darah dan darah
itu sendiri.
Ø Jantung
mempunyai 4 ruang yaitu dua serambi (atrium) dan dua bilik
(ventrikel) yang terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas
diafragma.
Ø Pembuluh
darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan
vena pada bagian kapiler dan venula yang dihubungkan oleh bagian
endotheliumnya.
4.
Sistem Respirasi (pernapasan)
System respirasi atau
pernafasan merupakan suatu proses pertukaran menghirup dan mengeluarkan oksigen
dari udara bebas dan karbondioksida yang dikeluarkan ke lingkungan. System
pernafasan pada manusai mencakup dua hal yaitu : saluran pernafasan dan mekanisme
pernafasan.
Urutan pernafasan
sebagai berikut :
Ø rongga
hidung
Ø faring
Ø trakea
Ø bronkus
Ø paru-paru.
5.
System Difestifa (pencernaan)
Salah satu ciri makhluk
hidup adalah memerlukan makanan. Makanan yang telah dimakan akan diuraikan
dalam sistem pencernaan menjadi sumber energi, komponen penyusun sel dan
jaringan, dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu sistem kompleks
dalam tubuh adalah sistem pencernaan. Nah, apa sajakah bagian-bagian dari
sistem pencernaan pada manusia? Langsung saja kita simak selengkapnya
System pencernaan
merupakan yang system yang memproses mengubahnya zat makanan dan
menyerapnya sari-sari makanan yang berupa nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
System pencernaan memecahkan molekul-molekul makanan menjadi kompleks menjadi
molekul sederhana dengan bantuan enzim sehingga mudah dicerna oleh tubuh.
System pencernaan meliputi yaitu : mulut – lambung – usus – mengeluarkan
kotoran melalui anus.
6.
System Nervus ( Saraf )
Sistem saraf adalah
sistem koordinasi atau pengaturan tubuh berupa penghantaran impul saraf ke
susunan saraf pusat, pemrosesan impul saraf dan perintah untuk memberi
tanggapan rangsangan. Unit terkecil pelaksanaan kerja sistem saraf adalah sel
saraf atau neuron. Sistem saraf sangat berperan dalam iritabilitas tubuh.
Iritabilitas memungkinkan makhluk hidup dapat menyesuaikan diri dan menanggapi
perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungannya. Jadi, iritabilitas adalah
kemampuan menanggapi rangsangan.
Sistem
saraf termasuk sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer (sistem saraf tepi).
Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang dan sistem
saraf perifer terdiri atas sistem saraf somatik dan sistem saraf otonom. Sistem
saraf mempunyai tiga fungsi utama, yaitu menerima informasi dalam bentuk
rangsangan atau stimulus; memproses informasi yang diterima; serta memberi
tanggapan (respon) terhadap rangsangan.
7. System
Endokrin ( Hormon )
Hormon berasal dari bahasa homaein yang berarti memacu. Hormon
dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu dan berfungsi untuk
mengatur metabolism, pertumbuhan, perkembangan, reproduksi, dan tingkah laku.
Hormone dibutuhkan pleh tubuh dalam jumlah sedikit tetapi mempunyai pengaruh
besar.
Pada hakekatnya hormone dan saraf memiliki persamaan tugas
dalam pengaturan kegiatan kegiatan tubuh. Perbedaannya meliputi kecepatan
kerjanya, banyaknya organ tubuh yang dipengaruhi, kecepatan reaksi, dan sistem
peredarannya. Perhatikan tabel berikut ini
Tabel perbedaan antara sistem saraf dengan hormon
Sistem Saraf
|
Sistem Hormon
|
Mengantarkan
rangsangan dengan cepat
|
Mengantarkan
rangsangan dengan lembut
|
Mengantarkan
rangsangan secara kurang teratur
|
Mengantarkan
rangsangan secara teratur
|
Rangsangan melalui
serabut saraf
|
Rangsangan melalui
darah
|
Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Kelenjar endokrin
tidak mempunyai saluran khusus sehingga juga disebut kelenjar buntu. Hormon
dihasilkan oleh sel-sel kelenjar endokrin bila ada rangsangan saraf yang
sesuai. Hormon diproduksi dalam jumlah yang sangat sedikit. Kemudian hormon
diangkut oleh darah menuju ke sel, jaringan, atau organ target. Pada organ
target, hormon mempengaruhi aktivitas enzim khusus, sehingga dapat mengatur
berbagai aktivitas tubuh seperti metabolisme, reproduksi, pertumbuhan, dan perkembangan.
Kelenjar endokrin pada manusia meliputi kelenjar hipofisis, tiroid, paratiroid,
kelenjar adrenal, kelenjar kelamin, dan pankreas (kelenjar pulau-pulau
langerhans).
Sistem endokrin atau hormon adalah jaringan tubuh manusia dari
kelenjar yang menghasilkan lebih dari 100 hormon untuk mempertahankan dan
mengatur fungsi tubuh dasar manusia. Hormon adalah zat kimia yang dibawa dalam
aliran darah ke jaringan seluruh tubuh dan organ, merangsang mereka untuk
melakukan beberapa tindakan. Kelenjar dari sistem endokrin meliputi hipofisis,
pineal, tiroid, paratiroid, timus, pankreas, adrenal, dan ovarium atau testis.
8. System Urineri ( perkemihan )
Sistem perkemihan atau system urineri adalah
suatu sistem dimana terjadinya proses penyaringan darah sehingga darah bebas
dari zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang masih
di pergunakan oleh tubuh. Zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh larut
dalam air dan dikeluarkan berupa urin (air kemih).
9. System Mukosa
System Mukosa imun adalah suatu
bentuk imunitas kekebalan tubuh yang bekerja di permukaan mukosa
untuk mencegah terbentuknya koloni bakterial dengan komponen utamanya antibody
IgA. Imonoglubulin ( IgA ) akan mengikat patogen sehingga patogen tidak bisa
menempel pada reseptor yang ada pada permukaan sel epitel pada mukosa.
10. System Indera
Tubuh manusia mempunyai indera yang berfungsi
sebagai reseptor atau penerima rangsangan dari lingkungan
sekitar. System indera (panca indera) terdiri dari lima indera yaitu
indera penglihatan (mata), indera pendengaran dan keseimbangan (telinga),
indera penciuman/pembau (hidung), indera pengecap (lidah), serta indera
peraba dan perasa (kulit).
B. Fisiologi manusia
Fisiologi manusia adalah ilmu mekanis, fisik, dan biokimia fungsi manusia yang sehat, organ-organ mereka, dan sel-sel yang mereka tersusun. Tingkat utama fokus
dari fisiologi adalah pada tingkat organ
dan sistem. Sebagian besar
aspek fisiologi manusia homolog erat
dengan aspek-aspek terkait fisiologi hewan, dan hewan percobaan telah
memberikan banyak dari dasar pengetahuan fisiologis. Anatomi dan
fisiologi berhubungan erat dengan bidang studi: anatomi, studi tentang bentuk,
dan fisiologi, mempelajari fungsi, secara intrinsik terikat dan dipelajari
bersama-sama sebagai bagian dari kurikulum medis.
Dasar biologis studi fisiologi, integrasi mengacu pada banyak tumpang tindih fungsi sistem tubuh manusia, serta sebagai bentuk disertai. Hal ini dicapai melalui komunikasi yang terjadi dalam berbagai cara, baik listrik dan kimia. Dalam hal tubuh manusia, endokrin dan sistem saraf memainkan aperanan besar dalam penerimaan dan pengiriman sinyal yang mengintegrasikan fungsi.Homeostasis adalah aspek utama berkaitan dengan interaksi dalam sebuah organisme, termasuk manusia.
Dasar biologis studi fisiologi, integrasi mengacu pada banyak tumpang tindih fungsi sistem tubuh manusia, serta sebagai bentuk disertai. Hal ini dicapai melalui komunikasi yang terjadi dalam berbagai cara, baik listrik dan kimia. Dalam hal tubuh manusia, endokrin dan sistem saraf memainkan aperanan besar dalam penerimaan dan pengiriman sinyal yang mengintegrasikan fungsi.Homeostasis adalah aspek utama berkaitan dengan interaksi dalam sebuah organisme, termasuk manusia.
Kata homeostasis merujuk pada pemeliharaan
ketahanan secara keseluruhan dalam tubuh. Homeostasis menstabilkan tubuh dengan
mengatur lingkungan internal. Hal ini diperlukan tubuh untuk berfungsi
sebagaiman mestinya. Proses homeostatik sangat penting untuk kelangsungan hidup
setiap sistem sel,jaringan,dan tubuh. Homeostasis dalam pengertian umum mengacu pada
stabilitas, keseimbangan atau equilibrium.
Pemeliharaan lingkungan internal yang stabil memerlukan pemantauan konstan,
terutama oleh sistem otak dan saraf. Otak
menerima informasi dari tubuh dan merespon dengan tepat melalui pelepasan
berbagai zat seperti neurotransmiter, katekolamin, danhormon. Fisiologi organ individu lebih lanjut lagi berguna
untuk memfasilitasi pemeliharaan homeostasis dari seluruh tubuh misalnya
Pengaturan tekanan darah: pelepasanrenin oleh ginjal yang memungkinkan tekanan darah akan stabil (Renin, Protein angiotensinogen, Sistem Aldosteron), meskipun otak membantu mengatur tekanan darah
oleh hormon hipofisis dengan
melepaskan Anti-diuretik (ADH).
Dengan demikian, homeostasis dipertahankan di dalam tubuh secara keseluruhan,
tergantung pada bagian-bagiannya.
Secara tradisional, disiplin
akademik fisiologi memandang tubuh sebagai kumpulan sistem yang saling
berinteraksi, masing-masing dengan kombinasi sendiri serta fungsi dan tujuan
masing-masing. Setiap sistem tubuh berkontribusi terhadap homeostasis sistem
lain dari seluruh organisme. Tidak ada sistem tubuh bekerja sendiri, dan
kesehatan orang tergantung pada kesehatan semua sistem tubuh berinteraksi.
Komentar
Posting Komentar