Memukul bola adalah
teknik yang digunakan untuk mengoper atau memberikan bola kepada teman satu tim
pada jarak yang dekat atau jauh, atau untuk membuat pukulan ke arah gol.
Berikut ini caranya:
1. Pegang
tongkat / stik dengan kuat. Tangan kiri di atas tangan kanan. Bahu kiri
menghadap sasaran.
2. Bola
berada selari dengan kaki kiri. Awali gerakan dengan melihat ke arah sasaran
dan ayunan ke belakang.
3. Ayunkan
stik ke arah bola dan pindahkan berat badan ke kaki depan. Bengkokkan lutut
saat melakukannya. Mata tertuju pada bola terutama bagian belakang bola.
4. Pukul
bola, mata tertuju pada sasaran. Berat badan dipindahkan ke hadapan.
TEKNIK SHOOTING
KE GAWANG
teknik menembak ke gawang
Ketrampilan dalam
permainan hockey sangat banyak dan bervariasi. Menembak ke gawang (goal
shooting) merupakan teknik yang harus dikuasai oleh setiap pemain hockey
terutama pemain yang berposisi gelandang dan penyerang. Karena orientasi dalam
permainan hockey adalah membuat gol sebanyak-banyaknya dengan memasukan bola ke
gawang lawan dengan menggunakan stick dari daerah lingkaran tembak (circle).
Semakin banyak melakukan shooting akan membuat peluang gol lebih banyak.
Hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan teknik shooting adalah
sebagai berikut: posisi, timing,shooting dan naluri membuat gol.
Teknik goal shooting ada banyak variasi. Semua teknik passing bisa
digunakan untuk shooting, seperti:push, hit, flick, scoop, reverse hit, reverse
push dan slap. Selain beberapa teknik di atas terdapat beberapa teknik khusus
dalam teknik shooting.
Menurut Anders (1999:92-98), teknik
shooting antara lain: “quick hit,
deflection shot, dive shot, edge shot, chip shot”. Menurut Mitchell-Taverner (2004:73-82), opsi
dalam teknik shooting antara lain: “push, flick, reverse flick, scoop or lob,
chip shot or undercut, squeeze hit, deflecting, low reverse shot”.
Dari penulis: Teknik shooting ini adalah Teknik menembak ke gawang yan g
memungkingkan pemain mampu mencetak poin dengan mudah dalam segala posisi dan
di seini di perlukan keahlian dari beberapa Teknik shooting yang telah di
sebutkan di atas.
Dari penjelasan di atas dapat di simpulkan
bahwa ini merupakan hal yang harus di kuasai oleh para pemain agar bisa
menjadikan setiap tembakan adalah poin bagi team dan untuk menjadi standart
pemain yang ahli.
Berikut adalah penjelasan beberapa teknik dalam goal shooting:
1.
Quick hit.
Teknik quick
hit sama halnya dengan teknik hit dengan pegangan short grip. Terdapat beberapa
faktor quick hit lebih baik daripada hit pegangan long grip dalam shooting
antara lain: pegangan pendek dalam quick hit lebih cepat dan mudah dalam
melakukan eksekusi serta hanya membutuhkan sedikit ruang untuk follow-through
dan merupakan pilihan tepat dalam pertahanan yang rapat.
2. Deflection shot.
Teknik deflection shot merupakan teknik yang praktis dalam permainan hockey
modern. Gol dinyatakan sah apabila bola ditembak dari dalam circle. Penggunaan
teknik ini dilakukan dengan cara meneruskan bola dari rekan yang melakukan
crossing maupun shooting. Teknik ini dikatakan praktis dengan arti pemain
penyerang tidak perlu melakukan shooting di dalam circle lalu membuat gol,
tetapi cukup dengan crossing dari luar circle lalu pemain penyerang melakukan
deflection shot dengan meneruskan umpan dari luar circle. Deflection shot bisa
dilakukan dalam posisi forehand maupunbackhand. Hal-hal yang perlu diperhatikan
dalam melakukan teknik deflection shot antara lain: bola yang datangnya lambat
tidak perlu dilakukan deflection shot dan bola hanya diteruskan atau bukan
dipukul atau ditahan.
3. Dive shot.
Teknik ini mirip dengan deflection shot tetapi terdapat perbedaan pada
gerakan tambahan yaitu dive shot dilakukan dengan meluncur pada permukaan
lapangan saat bola crossing datang. Teknikdive shot digunakan apabila bola
berada jauh dari jangkauan pemain penyerang, berbeda dengandeflection shot yang
datangnya bola tidak terlalu jauh dari pemain penyerang.
4. Chip shot atau undercut.
Pelaksanaan teknik chip shot atau undercut sama dengan teknik hit biasa,
namun terdapat tambahan gerakan karena bola dipukul ke udara bukan menyusur
tanah, tetapi dengan posisi stick sedikit dibuka agar bola menjadi naik ke
udara. Bola yang dihasilkan dari chip shot atauundercut biasanya lebih cepat
dibandingkan hit biasa yang menyusur tanah karena di udara hambatan lebih
sedikit dibandingkan hambatan gesekan pada permukaan lapangan.
5. Squeeze hit.
Pelaksanaan pada teknik squeeze hit pada dasarnya sama dengan teknik hit
biasa, namun dalam pelaksanaan teknik ini pemain yang akan melakukan shooting
bergerak mundur sedikit karena pemain bertahan melakukan tekanan, lalu dalam
pergerakan mundur tersebut setelah mendapatkan ruang lebih baik, lalu gerakan squeeze
hit dilakukan.
6. Edge shot.
Teknik ini sangat populer dalam permainan hockey modern.
Teknik ini dilakukan pada posisibackhand dengan posisi badan lebih rendah
seperti gerakan passing slap. Perkenaan pada stick pun bukan di tempat biasa perkenaan
bola, tetapi di pinggir stick sebelah kanan. Teknik shootingmenggunakan
backhand dapat menjadi alternatif apabila posisi forehand sudah tidak memungkinkan
dilakukan shooting.
Pemain hockey harus menguasai teknik shooting maupun
passing dalam posisi forehand dan backhand. Kebanyakan pemain hockey hanya
menguasai teknik dalam posisi forehand saja, karena pada sebagian besar cabang
olahraga yang mengharuskan menguasai posisi forehand dan backhand, posisi
backhand merupakan posisi lemah dalam olahraga hockey, sehingga saat harus
melakukan eksekusi gerakan seperti shooting ataupunpassing dalam posisi
backhand pemain akan kesusahan dan hasil gerakannya menjadi tidak maksimal.
Padahal apabila penguasaan posisi forehand dan backhand yang baik akan memberikan
opsi dan variasi lebih banyak dalam melakukan passing maupun shooting.
Posisi dan penggunaan shooting yang
tepat di dalam circle perlu diperhatikan dalam shooting.
Penggunaan teknik shooting tidak selalu berdasarkan teori, karena dalam
situasi bermain di lapanganshooting dilakukan keluar dari teori yang dilatih
dalam arti bola yang dipukul tidak menjadi masalah apakah teknik itu benar atau
tidak.
Semua posisi dalam permainan hockey memiliki tugas dan
peranan masing-masing. Seperti pemain bertahan bertugas menghalau penyerangan,
pemain gelandang bertugas mendistribusikan bola dan mengatur serangan serta
pemain penyerang bertugas menyelesaikan serangan dengan shooting. Tugas penjaga
gawang pun tidak kalah penting. Bukan hanya sebagai pelengkap dalam permainan
saja, peran penjaga gawang bisa mempengaruhi dan memberi semangat bagi pemain
lapangan (pemain berposisi selain penjaga gawang).
Semua pemain bisa mengembangkan ketrampilan pada semua
posisi, termasuk penjaga gawang.Penguasaan ketrampilan menjaga gawang (goal
keeping) juga sangat penting. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam teknik goal
keeping adalah sebagai berikut: gerakan, keseimbangan, kemampuan menendang
bola, kemampuan untuk menghadang bola pantulan (rebound), kemampuan untuk
merebut dengan meluncur (slide tackle), ketrampilan mendistribusikan bola dan
ketrampilan menahan bola.
Menurut Ten & Haridas (2006:95) mengemukakan bahwa “kemahiran-kemahiran
menjaga gol boleh dibahagikan seperti: 1) cara asas berdiri dan pergerakan
melintasi gol, 2) kemahiran menggunakan kaki atau ped-ped, 3) kemahiran
menggunakan tangan atau sarung tangan, 4) kemahiran menggunakan tubuh badan dan
5)kemahiran menggunakan kayu hoki”.
Dari penulis: ini adalah tehnik yang harus di kuasai oleh pemain khususnya
penjaga gawang agar gawangnya tidak kebobolan dan tetap bertahan, maka dari itu
dibutuhkan keterampilan yang baik dalm menjaga gawang.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan ketrampilan pada posisi penjaga
gawang seperti: teknik berdiri dan bergerak di gawang, teknik menggunakan
kickers dan leg guards, glove, stick serta penggunaan badan.

Komentar
Posting Komentar